masukkan script iklan disini
radarhukum.site, BATU BARA – Tradisi adat Melayu Mandi Balimau kembali digelar masyarakat di Kabupaten Batu Bara pada Senin (16/2/2026), bertempat di Kantor Bupati Batu Bara. Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur pemerintah dan tokoh agama sebagai bagian dari penguatan nilai spiritual serta budaya lokal.
Dalam acara tersebut, Tuan Guru Batak (TGB) Syech Dr. H. Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk., M.A memenuhi undangan untuk menyampaikan tausiah dan doa bersama. Ia juga didaulat memandikan secara simbolis Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batubara sebagai rangkaian prosesi adat.
Kegiatan Mandi Balimau merupakan tradisi masyarakat Melayu yang sarat makna penyucian diri, kebersamaan, dan kesiapan menyambut momentum keagamaan. Melalui tausiah yang disampaikan, Tuan Guru Batak menekankan pentingnya menjaga hubungan spiritual, memperkuat akhlak, serta merawat persatuan di tengah masyarakat.
masukkan script iklan disini
Kehadiran ulama dalam tradisi adat ini dinilai memperkuat relasi antara ulama dan umara, sekaligus menegaskan peran persulukan Tuan Guru Batak dalam membangun harmoni sosial dan kebangsaan. Pemerintah daerah dan masyarakat berharap kegiatan serupa terus dilestarikan sebagai warisan budaya sekaligus ruang penguatan nilai keagamaan.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, ditutup dengan doa agar keberkahan, keselamatan, dan persatuan senantiasa tercurah bagi masyarakat serta para pemimpin daerah.
(Redaksi)

.png)
.png)


