• Jelajahi

    Copyright © MATA MEDIA ONLINE
    Best Viral Premium Blogger Templates

    DPP

    Ads

    Pegawai Rutan Labuhandeli Diduga ‘Selundupkan’ Wanita Penghibur ke Dalam Tahanan

    MMO
    Selasa, 27 Januari 2026, 18:04 WIB Last Updated 2026-01-28T02:04:15Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    LabuhanDeli_ (MMO)Nasional        Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Adrianto didesak untuk mencopot Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Labuhandeli diduga menyalahgunakan kekuasaannya, Selasa (27/1/2026).

    Dalam hal ini, Rutan Labuhandeli memberikan fasilitas istimewa kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), berupa kamar mewah.

    Dugaannya, kamar yang dilengkapi fasilitas hotel ini dipatok tarif kepada warga binaan. Tak tanggung-tanggung, jutaan rupiah tarif yang diduga ditetapkan bagi warga binaan yang akan menggunakan kamar tersebut.

    Kamar ini diduga dipakai warga binaan untuk memuaskan nafsunya dengan lawan jenis.

    Ketua Aliansi Kajian Advokasi Mahasiswa Sumatera Utara, Fauzan mendesak Menteri Imipas Agus Adrianto untuk segera mencopot Kepala Rutan Labuhandeli Eddy Junaedi.

    “Kami mendesak agar Bapak Menteri Imipas Agus Adrianto yang kami banggakan dapat memberikan ketegasan kepada bawahan yang diduga menyalahgunakan kekuasaan untuk mendapat sejumlah uang dengan membuat bilik asmara bagi warga binaan,” kata dia.

    Fauzan mengatakan, berdasarkan temuan yang didapat di lapangan, uang hasil penyewaan bilik asmara ini diduga disetorkan ke petinggi di Rutan Labuhandeli.

    “Kami juga mendapatkan adanya setoran rutin yang diduga diberikan langsung ke atasan usai tempat maksiat tersebut disewakan,” ungkapnya.

    Menurutnya, Rutan adalah tempat untuk warga binaan bertobat dan menyesalkan perbuatannya atas tindak pidana, bukan malah menjadi lokasi yang strategis mencari uang masuk.

    “Setau kami, Rutan dan Lapas adalah tempat bagi para narapidana untuk menyesali perbuatannya. Di dalam ini mereka diajarkan untuk berbuat baik, ini malah jadi tempat yang malah membuat narapidana semakin nakal,” jelasnya.

    Kemudian, Fauzan mengatakan, dugaannya pegawai Rutan Labuhandeli juga menyelundupkan wanita penghibur bagi warga binaan yang berani membayar mahal.

    “Tidak mungkin berani kalau tidak ada yang membackup pegawai-pegawai yang kita duga memasukan wanita penghibur untuk menghibur warga binaan,” kata dia.

    Selain itu, pihaknya juga menemukan warga binaan bebas menggunakan handphone. Bahkan, parahnya warga binaan diberi keleluasaan untuk memiliki ponsel.

    “Ponsel ini juga bebas diduga di dalam rutan. Ini sudah menyalahgunakan wewenang. Untuk itu kami sangat meminta kepada Menteri Imipas untuk mencopot seluruh oknum yang terlibat di Rutan Labuhandeli,” ujarnya.

    Terpisah, Kepala Rutan Labuhandeli Eddy Junaedi yang dikonfirmasi awak media, hingga kabar ini masuk ke meja redaksi belum memberikan tanggapan.

    Reporter: Jafar Sidik

    Tinggalkan Balasan

    Berita Pilihan

    Soal Kedapatan Gunakan HP di Tahanan, Wasekjend PB HMI: Copot Karutan Medan dan Kakanwil Ditjenpas Sumut

    mimbarumum.co.id - Dugaan penggunaan handphone (HP) dan perangkat elektronik oleh narapidana kasus korupsi di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta..._(RED/LM)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +